Trilogy of Knowledge

Trilogy Of Knowledge:

The Perfect Balance

Oleh : Yesaya Sandang

Pada satu kesempatan, Angki Purbandono berkenan mengirimkan kepada saya serangkaian karyanya yang berjudul Trilogy Of Knowledge (Trilogi Pengetahuan). Pengetahuan (knowledge) secara taken for granted adalah sesuatu yang tidak dapat dilepaskan dari hidup manusia. Daya akal budi dan indrawi yang dimiliki oleh manusia mampu menghasilkan ragam pengetahuan demi kelangsungan hidupnya. Pertama kali saya membaca judul ini, sempat terbesit dalam pikiran saya karya macam apakah yang menggunakan judul semacam ini? Namun ketika saya mulai mencermatinya saya menemukan cakrawala yang lebih luas yang  terkuak oleh karyanya ini.

Out of Degree
Out of Degree

Pertama-tama, saya melihat ada upaya dari Angki untuk mengemas ketigaan (trilogy) dari tiga subjudul (Master’s Degree-Doctoral Degree-Out of Degree). Kemudian, tertangkap dalam ruang analisis saya bahwa ada semacam tahap-tahap dari satu karya ke karya yang lain (kalau mau diruntut-runtutkan dari sub judulnya). Saya mengira kalau fase out of degree merupakan bagian yang melampaui dari doctoral degree.

Disini saya membaca out of bukan sebagai tidak termasuk, melainkan melampaui. Suatu pembacaan yang mungkin terdengar janggal. Namun, Angki bisa saja hendak menyuguhkan kehadapan penikmat karyanya, bahwa sebenarnya yang namanya knowledge sering-sering hanya beredar dalam kategori in of. Padahal melalui visualiasinya ini nampak bahwa yang out of ada pada titik keseimbangan yang paling sempurna (berdiri di atas jangka, kalau benar itu yang saya persepsikan sebagai jangka). Sehingga ia sebenarnya sudah melampaui in of knowledge. Keseimbangan sempurna justru tercipta pada out of degree.

Doctoral Degree
Doctoral Degree

Dari sini kemudian saya menemukan sebuah kata kunci menarik dari karya ini; keseimbangan. Bahwa sejatinya ‘knowledge’ itu adalah mengenai mencapai keseimbangan. Keseimbangan yang sempurna tidak lagi mengandalkan keseluruhan “tubuh”. Yang tinggal hanya kepala dan kaki (mewakili apakah ini? terserah anda) yang menopang keseimbangannya. Inilah yang nampak jelas dari visualiasasi pada out of degree. Kontras dengan dua sub judul lainnya, pada tingkat master dapat terlihat bahwa  masih terdapat kesulitan mencapai keseimbangan. Sedangkan pada tingkat doctoral, walau nampak sudah seimbang  tetap bukan keseimbangan sempurna. Karena pencapaiannya masih mengandalkan atribut lengkap (kostum, tongkat).

Lebih lanjut, pengetahuan melalui visualiasi jangka dengan dua titik pijak, dapat diterjemahkan sebagai polarisasi dari ragam pengetahuan manusia yang sering kali dipertentangkan. Rasional-empiris, rasional-irasional, saintifik-iman, dan seterusnya the list go on. Nah, disini nampak sekali lagi bahwa trilogy of knowledge menampilkan titik temu antara semua kubu yang bertentangan tersebut dengan mencapai keseimbangan sempurna dari tiap titik esktrimnya. Ini sebuah point yang sangat menarik menurut hemat saya.

Master's Degree
Master’s Degree

Dalam khasanah filsafat ilmu pengetahuan, kegiatan mengetahui merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari cara berada manusia. Mengetahui adalah mode of being sang manusia. Pengetahuan tersebut dicari dan dikembangan dalam rangka agar manusia dapat bertindak secara tepat dan berdaya guna. Disini pengetahuan adalah for the sake of action.

Namun dalam perkembangannya manusia seharusnya mengakui keterbatasannya. Artinya sebagai manusia ia bisa saja keliru, bisa salah. Falibilitas pengetahuan manusia inilah yang sebenarnya menuntut kearifan. Menurut hemat saya relevan kiranya ada semacam titik keseimbangan dalam mencapai dan memegang suatu pengetahuan. Ini bukan soal berpihak atau memilih yang paling benar, dan juga bukan benar semuanya, namun ini soal keseimbangan. Keseimbangan yang berarti menyadari kefalibilisan manusia dan juga bahwa pengetahuan bukan sesuatu yang monolitik. Sehingga ia tidak terjebak pada ekstrim-ekstrim tertentu.

Inikah yang Angki maksud dengan Trilogi of Knowledge?? Atau memang ia secara segaja membiarkan kita  menghasilkan pengetahuan yang out of degree.


About this entry